Kanal

Network

Logo DelidailyPenting Dibaca Mudah Dicerna
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Delidaily Facebook
Delidaily Twitter
Delidaily Instagram
Delidaily YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2026 Delidaily
Allright Reserved

Peran Bank Indonesia dalam Penguatan Ekonomi Syariah di Indonesia

Oleh
Selasa, 10 Maret 2026 - 02:52 WIB

 

 

Oleh: Muhammad Fadhil Basayef

Mahasiswa Institut Agama Islam

 

Pendahuluan

Perkembangan ekonomi syariah di Indonesia menunjukkan tren yang semakin positif dalam beberapa tahun terakhir. Sistem ekonomi ini menawarkan pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada nilai-nilai keadilan, keberkahan, dan kesejahteraan sosial. Prinsip-prinsip ekonomi syariah yang berlandaskan Al-Qur’an dan hadis menekankan pentingnya transaksi yang halal, adil, serta bebas dari unsur riba, gharar, dan maisir.

Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi pusat ekonomi syariah global. Potensi tersebut perlu didukung oleh kebijakan yang kuat serta peran lembaga keuangan yang strategis. Dalam hal ini, Bank Indonesia sebagai bank sentral memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

Menurut laporan resmi Bank Indonesia, ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia terus mengalami pertumbuhan yang positif, baik dari sisi lembaga keuangan, industri halal, maupun partisipasi masyarakat dalam menggunakan produk keuangan syariah.

Konsep Dasar Ekonomi Syariah

Ekonomi syariah merupakan sistem ekonomi yang bersumber dari ajaran Islam, yaitu Al-Qur’an dan hadis. Sistem ini menekankan pada prinsip keadilan, keseimbangan, serta tanggung jawab sosial dalam kegiatan ekonomi. Menurut Muhammad Syafii Antonio, ekonomi syariah merupakan sistem ekonomi yang menolak praktik riba serta mendorong kegiatan ekonomi yang berbasis pada sektor riil dan kemitraan yang adil. Sistem ini bertujuan untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh (Antonio, 2001).

Selain itu, Adiwarman A. Karim menjelaskan bahwa ekonomi Islam menekankan pada distribusi kekayaan yang adil serta aktivitas ekonomi yang produktif dan beretika (Karim, 2016).

Dalam praktiknya, ekonomi syariah melarang tiga hal utama, yaitu:

  1. Riba, yaitu tambahan yang disyaratkan dalam transaksi pinjaman.
  2. Gharar, yaitu ketidakjelasan dalam akad atau transaksi.
  3. Maisir, yaitu aktivitas spekulatif atau perjudian.

Sebagai alternatif, ekonomi syariah menawarkan konsep pembiayaan berbasis kemitraan seperti mudharabah dan musyarakah yang menggunakan sistem bagi hasil.

Peran Bank Indonesia dalam Sistem Keuangan

Sebagai bank sentral Republik Indonesia, Bank Indonesia memiliki tujuan utama untuk mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Hal ini diatur dalam **Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Bank Indonesia memiliki tiga tugas utama yaitu:

  1. Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter.
  2. Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran.
  3. Menjaga stabilitas sistem keuangan.

Selain menjalankan fungsi tersebut, Bank Indonesia juga memiliki peran dalam mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

 

Strategi Bank Indonesia dalam Pengembangan Ekonomi Syariah

  1. Penguatan Industri Keuangan Syariah

Bank Indonesia berperan dalam memperkuat industri keuangan syariah melalui berbagai kebijakan yang mendukung operasional lembaga keuangan syariah. Dalam menjalankan pengawasan sektor jasa keuangan, Bank Indonesia juga bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan agar industri keuangan syariah dapat berkembang secara sehat dan berkelanjutan.

Menurut laporan Otoritas Jasa Keuangan, industri keuangan syariah di Indonesia terus mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun, baik dari sisi aset, pembiayaan, maupun jumlah lembaga keuangan syariah.

  1. Peningkatan Literasi Keuangan Syariah

Salah satu tantangan utama dalam pengembangan ekonomi syariah adalah rendahnya tingkat literasi masyarakat mengenai sistem keuangan syariah. Oleh karena itu, Bank Indonesia secara aktif melakukan berbagai program edukasi dan literasi kepada masyarakat.

Program literasi ini dilakukan melalui seminar, pelatihan, kerja sama dengan perguruan tinggi, serta kegiatan edukasi lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai ekonomi dan keuangan syariah.

  1. Pengembangan Ekosistem Halal

Selain sektor keuangan, Bank Indonesia juga berperan dalam mengembangkan ekosistem halal yang mencakup berbagai sektor seperti industri makanan halal, pariwisata halal, fesyen muslim, serta usaha mikro kecil dan menengah berbasis syariah.

Dalam mendukung pengembangan ekonomi syariah nasional, Bank Indonesia juga bekerja sama dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah dalam merumuskan berbagai kebijakan strategis.

Tantangan Pengembangan Ekonomi Syariah

Meskipun memiliki potensi yang besar, pengembangan ekonomi syariah di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan. Salah satu tantangan utama adalah rendahnya tingkat literasi masyarakat mengenai sistem keuangan syariah.

Selain itu, pangsa pasar industri keuangan syariah masih relatif kecil dibandingkan dengan industri keuangan konvensional. Hal ini menunjukkan bahwa masih diperlukan upaya yang lebih besar untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan syariah.

Tantangan lainnya adalah keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dalam bidang ekonomi dan keuangan syariah. Oleh karena itu, lembaga pendidikan memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang mampu mengembangkan ekonomi syariah di masa depan.

Penutup

Ekonomi syariah merupakan sistem ekonomi yang menawarkan konsep keadilan, keseimbangan, serta keberkahan dalam aktivitas ekonomi. Dalam konteks Indonesia, pengembangan ekonomi syariah membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk lembaga yang memiliki kewenangan dalam mengatur sistem keuangan nasional.

Sebagai bank sentral, Bank Indonesia memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung perkembangan ekonomi syariah melalui kebijakan moneter, penguatan industri keuangan syariah, serta peningkatan literasi masyarakat.

Dengan kerja sama antara pemerintah, lembaga keuangan, akademisi, dan masyarakat, ekonomi syariah di Indonesia diharapkan dapat berkembang lebih pesat dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pembangunan ekonomi nasional.

Referensi

Bank Indonesia. (2024). Kajian Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia. https://www.bi.go.id/id/publikasi/laporan/Pages/KEKSI_2024.aspx⁠�

Bank Indonesia. (2023). Kajian Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia. https://www.bi.go.id/id/publikasi/laporan/Pages/KEKSI_2023.aspx⁠�

Otoritas Jasa Keuangan. (2023). Laporan Perkembangan Keuangan Syariah Indonesia. https://ojk.go.id/id/kanal/syariah/data-dan-statistik/laporan-perkembangan-keuangan-syariah-indonesia⁠�

Muhammad Syafii Antonio. (2001). Bank Syariah: Dari Teori ke Praktik. Jakarta: Gema Insani.

Adiwarman A. Karim. (2016). Ekonomi Mikro Islam. Jakarta: Rajawali Pers.

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia.

Comments are closed.

BERITA LAINNYA

GEOPOLITIK TIMUR TENGAH KONTEMPORER: KONFLIK, KEPENTINGAN ENERGI, DAN PEREBUTAN PENGARUH GLOBAL

delidaily.net  Muhammad Fadhil Basayef Mahasiswa Institut Agama Islam SEBI Abstrak Timur Tengah merupakan kawasan yang memiliki peran strategis dalam dinamika

| 11 menit lalu

Momen HUT RI, FORMULA Sumut Siap Berperan Aktif Jaga Kedaulatan NKRI

Medan|delidaily.net – Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kyai Tarmizi, Ketua PW Forum Ulama dan Aktivis

| 7 bulan lalu

Merdeka Bukan Hanya Seremonial

delidaily.net Oleh: Rizqi Almaajid   Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-80 Tahun 2025 bukan sekadar acara tahunan, bukan pula sekadar

| 7 bulan lalu

Menjaga Merah Putih di Tengah Perbedaan

  Oleh: Ilham Fauji Munthe, S.E.,M.E. (Ketua Umum HIMMAH Kota Medan Periode 2018-2020)   Delapan puluh tahun sudah (17 Agustus

| 7 bulan lalu

Agus Andrianto dan Jalan Baru IMIPAS

  Oleh: Ilham Fauji Munthe, S.E.,M.E. (Ketua Umum HIMMAH Kota Medan Periode 2018-2020)   Pembentukan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS)

| 7 bulan lalu

Mastermind di Balik Layar: Peran Kunci Dasco dalam Membangun Kohesi Politik Nasional

Oleh: Ilham Fauji Munthe, S.E.,M.E. (Ketua Umum HIMMAH Kota Medan Periode 2018-2020)   Di tengah dinamika politik nasional yang kerap

| 7 bulan lalu

Diduga Kurupsi ADD 2023, Ketua LSM LIPAN Sumut Angkat Bicara

  Deli Serdang – Delidaily.net Menurut informasi dari ketua LSM LIPAN Sumatera Utara, Pantas Tarigan M.Si, Pemerintah Desa Tanjung Garbus

| 1 tahun lalu

Perkara Proyek, Kadis PUPR Nias Barat Diduga Kebal Hukum

  MEDAN – Delidaily.net Hingga saat ini Kadis PUPR Kab. Nias Barat berinisial YN belum memberikan etikat baik kepada CV.

| 2 tahun lalu

Video Klarifikasi Yusuf Siregar Menyalahkan Pj. Bupari Deli Serdang Wirya Alrahman

  Deli Serdang – Delidaily.net Pengamat Politik, Diffa Sihombing memberi tanggapan atas Video Klarifikasi dari Ali Yusuf Siregar (AYS) terkait

| 2 tahun lalu

Pencemaran Nama Baik, Hardono Akan Tuntut Terkait Berita Miring Kehadirannya di KPU Deli Serdang

  Deli Serdang – Delidaily.net Adanya pemberitaan yang tendensius dan membangun narasi negatip di salah satu media online tentang kader

| 2 tahun lalu
Logo DelidailyPenting Dibaca Mudah Dicerna

TERKONEKSI BERSAMA KAMI

Delidaily Facebook
Delidaily Twitter
Delidaily Instagram
Delidaily YouTube
Copyright © 2026 Delidaily
Allright Reserved
CONTACT US

PT. Deli Cyber Corp,
Jl. Paya Pasir No.24
Tanjungmorawa 20362
Telp: 0811612375