Medan || delidayli. Net- Penyakit malaria merupakan salah satu masalah kesehatan di hampir seluruh belahan dunia, terutama di negara–negara beriklim tropik dan sub tropik, baik sebagai penyakit endemik maupun epidemik. Penyakit malaria termasuk ke dalam Kejadian Luar Biasa (KLB). Penyakit ini disebabkan oleh infeksi protozoa genus Plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi sehingga dapat menyebabkan kematian.
Kementerian Kesehatan menargetkan Indonesia bebas malaria di tahun 2030. Sebanyak 5 regional telah ditetapkan sebagai target eliminasi untuk mencapai bebas malaria.
Namun ditenggarai minimnya kapasitas petugas medis akibat rotasi petugas yang sering terjadi, dan faktor rendahnya alokasi anggaran eliminasi malaria serta rendahnya koordinasi lintas sektor dalam mengendalikan kasus malaria yang turut menyumbang masih banyaknya daerah di provinsi Sumatera Utara yang belum eliminasi malaria, Selain itu juga tidak lepas dari rendahnya tingkat kepedulian masyarakat dalam mengatasi malaria.

Perlu diketahui, Penyakit malaria disebabkan oleh infeksi protozoa genus Plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina kemudian terinfeksi sehingga dapat menyebabkan kematian.
Institur Kesehatan Helvetia Medan yang diketuai oleh Yuniati SKM Mkes laksanakan penyuluhan di perguruan Tahfiz Quran Amanah -1 Sei Mencirim Medan Krio, penyuluhan terkait Edukasi penyakit Malaria kepada guru didik tingkat SMP Tahfiz Quran Amanah bertujuan agar para guru bisa andil dalam program bebas Malaria 2030.
Yuniati SKM Mkes dalam penyuluhan nya mengatakan “Peran guru sangat dibutuhkan dalam mensosialisasikan terkait bahaya penyakit malaria kepada anak didik, sehingga anak juga bisa merubah kebiasaan buruk menjadi lebih baik”.

Kebiasaan buruk yaitu Membiarkan genangan air yang dapat berkembang biak nya nyamuk malaria, pekarangan yang semak dan aktivitas di malam hari juga diduga turut mempengaruhi tingginya penularan malaria.
Suhu udara juga dapat berpengaruh panjang pendeknya massa pertumbuhan dalam perut nyamuk, kelembaban udara yang rendah akan memperpendek umur nyamuk. Maka kita wajib menjaga kebersihan pekarangan, dan cegah genangan air. Pungkas Yuniati.
Dalam pantauan awak media tampak para ibu guru smp Tahfis Quran Amanah puas dan memahami paparan yang diucapkan moderator Universitas Kesehatan Medan, acara pengabdian pun berakhir dengan tertib.
Instansi kesehatan perlu melakukan penyuluhan secara berkala kepada masyarakat terkait perilaku nyamuk Anophelessp, cara pemberantasan nyamuk, pengobatan penyakit malaria dan pencegahan terhadap penyakit malaria, sehingga masyarakat tahu dan mau mencegah penyakit malaria secara konsisten
