Simalungun|delidaily.net – Sebanyak 350 santri dari berbagai pondok pesantren di wilayah Sumatera Utara dan Aceh memadati Bumi Perkemahan Pesantren Al-Kausar, Panei Tongah, Kabupaten Simalungun. Kehadiran mereka bertujuan untuk mengikuti Lomba Perkemahan Penegak dan Penggalang Pramuka Santri (LP3) ke-V yang resmi dibuka pada Kamis (29/1/2026).

Ajang bergengsi yang diinisiasi oleh Gerakan Pramuka Santri (PASTI) ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 29 Januari hingga 1 Februari 2026. Upacara pembukaan berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran Forkopincam, perwakilan Polsek, Koramil, serta pimpinan Yayasan Al-Kausar.
Founder Gerakan PASTI, Kyai Dr. Amar Tarmizi, M.Pd., menjelaskan bahwa LP3 merupakan agenda tahunan yang dirancang melampaui sekadar kompetisi fisik. Menurutnya, ajang ini adalah instrumen krusial untuk mempererat ukhuwah sekaligus meningkatkan standar keilmuan santri.
“Kegiatan LP3 ini adalah sarana ukhuwah bagi santri se-Sumut dan Aceh. Tujuannya untuk upgrade pengalaman dan menjadi wadah tukar keilmuan antarlembaga,” ujar Kyai Amar dalam amanatnya. Ia menekankan pentingnya santri memiliki ketangkasan fisik dan wawasan organisasi yang mumpuni di era pasca-digitalisasi.
Senada dengan hal tersebut, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Kausar, Kyai Purnama Girsang, S.Pd.I., menyambut hangat antusiasme para peserta yang datang secara mandiri untuk menguji kemampuan mereka.
“Kami berpesan agar seluruh peserta tetap menjaga ukhuwah islamiyah dan menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap perlombaan,” tutur Kyai Purnama.
Selama empat hari ke depan, para peserta akan mengikuti serangkaian perlombaan yang menguji kreativitas, ketangkasan lapangan, hingga pendalaman nilai-nilai keislaman. LP3 ke-V ini diharapkan mampu mencetak kader pramuka santri yang tangguh, berakhlak mulia, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
