delidaily.net – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mencatatkan performa gemilang dengan realisasi anggaran mencapai 95,73% pada tahun 2025. Capaian ini menjadi fondasi kuat bagi kementerian untuk memulai tahun anggaran 2026 dengan strategi yang lebih terstruktur dan akuntabel.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, menegaskan bahwa stabilitas realisasi anggaran tahun ini harus diawali dengan perencanaan yang presisi. Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Evaluasi Kinerja dan Program Tahun 2025 serta Evaluasi Rencana Aksi Triwulan I Tahun 2026 di Jakarta, Rabu (04/02/2026).
“Evaluasi ini memastikan anggaran yang kita terima digunakan secara tepat sasaran, efisien, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Anggaran 2026 harus mengalir langsung pada pencapaian sasaran kinerja dalam dokumen perencanaan,” ujar Dalu Agung Darmawan.
Proyeksi Triwulanan sebagai Alat Kendali Sekjen mengingatkan seluruh Satuan Kerja (Satker) untuk menetapkan target kinerja yang realistis dan menyusun jadwal pelaksanaan yang jelas sejak awal tahun. Dokumen pendukung harus disiapkan secara matang agar setiap Satker memiliki proyeksi capaian triwulanan yang berfungsi sebagai alat pengendalian program.
Dalu juga menyoroti pentingnya sinkronisasi antara pusat, Kantor Wilayah (Kanwil), dan Kantor Pertanahan (Kantah). Koordinasi yang solid dianggap sebagai kunci agar rencana kerja dan hasil di lapangan berjalan selaras, menjadikan tahun 2026 sebagai momentum perbaikan tata kelola kinerja kementerian.
Evaluasi sebagai Dasar Perbaikan Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama, Andi Tenri Abeng, menambahkan bahwa capaian positif tahun 2025 diraih meski terdapat tantangan penyesuaian anggaran di pertengahan tahun. Kedepan, Biro Perencanaan bersama Inspektorat Wilayah akan bertindak sebagai evaluator untuk memastikan target 2026 tercapai.
“Hasil evaluasi ini menjadi dasar perbaikan agar kita bisa meningkatkan capaian kinerja melampaui apa yang telah diraih pada tahun sebelumnya,” kata Andi Tenri Abeng.
Rapat evaluasi yang berlangsung selama tiga hari (04–06 Februari 2026) ini diikuti oleh seluruh Kepala Kanwil BPN se-Indonesia untuk memaparkan laporan hasil kegiatan 2025 dan rencana aksi 2026. Hadir dalam acara tersebut Inspektur Jenderal ATR/BPN, Pudji Prasetijanto Hadi, serta jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama.
