delidaily.net – Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) tengah memasuki tahap akhir Seleksi Penerimaan Taruna Baru Tahun Akademik 2026/2027. Setelah mengikuti ujian Computer Based Test (CBT) pada 1-4 Juli serta serangkaian tes kesehatan, kesamaptaan, dan psikologi pada 13-15 Juli, para peserta kini menjalani tahap wawancara sebagai salah satu penentu kelulusan akhir.
Tahap wawancara menjadi momen penting bagi para calon taruna untuk menunjukkan kemampuan komunikasi, kepribadian, motivasi, serta kesiapan mereka menempuh pendidikan di Politeknik Agraria STPN. Sebanyak 2.114 peserta mengikuti seleksi CBT sebelumnya, dan mereka yang lolos kemudian berhak melanjutkan ke tahapan seleksi lanjutan .
Semangat Peserta Hadapi Tahap Akhir
Sejumlah peserta mengungkapkan rasa syukur dan optimisme mereka di tengah proses seleksi yang berlangsung ketat. Dimas Badrikawi Starautomo (19), calon taruna asal Kota Malang, Jawa Timur, mengaku bersyukur bisa melaju hingga tahap wawancara.
“Saya merasa bersyukur sudah bisa melalui tahapan tes kesamaptaan, kesehatan, dan psikologi selama tiga hari kemarin, dan ternyata saya bisa sampai ke tahapan wawancara ini,” ujarnya. Dimas memilih Program Studi Manajemen Penataan Ruang dan Pertanahan dan berharap dapat lolos menjadi Taruna STPN.
Semangat serupa ditunjukkan Aurelia Nidya Prasetyo (19), calon taruni asal Pati, Jawa Tengah, yang memilih Program Studi Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah. Ia mengaku memperoleh pengalaman berkesan selama menjalani seluruh tahapan seleksi.
“Awalnya tentu saya merasa deg-degan saat akan mengikuti wawancara. Namun, setelah berada di ruang wawancara, saya mulai merasa lebih rileks dan bisa menjawab semua pertanyaan dengan baik,” tutur Aurelia.
Kuota 350 Taruna dan Jadwal Pengumuman
Pembantu Ketua II Bidang Administrasi Umum Politeknik Agraria STPN, Widhiana Hestining Puri, menyampaikan bahwa pihak kampus akan menjaring 350 calon taruna/i yang terdiri dari jalur tugas belajar, jalur umum, dan kerja sama pemerintah daerah . Pengumuman kelulusan akhir direncanakan pada 22 Juli 2026.
“Kami akan menjaring 350 calon taruna/i yang terdiri dari tugas belajar, jalur umum dan juga kerja sama pemerintah daerah yang nantinya akan diumumkan pada 22 Juli 2026,” kata Widhiana.
Peserta yang dinyatakan lulus selanjutnya akan mengikuti daftar ulang secara daring, masuk asrama pada 21 Agustus 2026, mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Taruna Baru (PKKTB) pada 24-27 Agustus 2026, dan memulai perkuliahan pada 31 Agustus 2026 .
Politeknik Agraria STPN berkomitmen menyelenggarakan seluruh tahapan seleksi secara objektif untuk menjaring peserta terbaik yang memiliki minat, kompetensi, serta komitmen untuk mengabdi di bidang pertanahan dan tata ruang.
