Medan|delidaily.net – Pemerintah Kota (Pemko) Medan berkomitmen bersinergi dengan Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Al-Wasliyah (GP Al-Wasliyah) Medan untuk mengembangkan UMKM dan meningkatkan keterampilan pemuda melalui pelatihan. Hal ini disampaikan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menerima audiensi pengurus GP Al-Wasliyah di Ruang Khusus Wali Kota, Selasa (19/8/2025).
Pemuda sebagai Pilar Pembangunan Kota
Wali Kota Medan menekankan bahwa peran pemuda sangat vital dalam pembangunan kota.
“Pembangunan sebuah kota tidak lengkap tanpa peran pemuda. Kami sangat mendukung organisasi kepemudaan seperti GP Al-Wasliyah yang selaras dengan visi pembangunan kami,” ujar Rico Waas.
Ia menambahkan bahwa pengembangan UMKM membutuhkan kreativitas pemuda untuk menghasilkan produk yang terkurasi dengan baik. “Saya ingin produk yang dijual terkurasi sesuai kreativitas anak muda,” tegasnya.
Program Pelatihan untuk Siap Kerja dan Berwirausaha
Rico Waas juga mengapresiasi program pelatihan keterampilan yang dirancang GP Al-Wasliyah.
“Program pelatihan ini sangat baik agar pemuda yang telah memiliki skill dapat tersalurkan ke dunia kerja atau berwirausaha,” jelasnya.
Ia meyakini GP Al-Wasliyah memiliki konsep yang matang dalam membina pemuda dan siap mendukung implementasinya.
Rencana GP Al-Wasliyah: UMKM dan Pelatihan Pemuda
Ketua PD GP Al-Wasliyah Medan, Alamsyahruddin, menjelaskan bahwa organisasinya merancang program untuk menguatkan peran pemuda dalam pembangunan kota.
“Kami fokus pada pengembangan UMKM dan pelatihan keterampilan pemuda agar mereka mampu berkontribusi di dunia kerja dan usaha,” terang Alamsyahruddin yang hadir bersama Ketua Dewan Pembina Irham Buana Nasution dan pengurus lainnya.
Program ini dirancang untuk memberdayakan pemuda melalui pelatihan teknis, kewirausahaan, dan pendampingan UMKM, sehingga dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi lokal.
Sinergi untuk Masa Depan Pemuda Medan
Sinergi antara Pemko Medan dan GP Al-Wasliyah diharapkan dapat menghasilkan generasi pemuda yang terampil, mandiri, dan berkontribusi positif bagi pembangunan kota. Langkah kolaboratif ini juga sejalan dengan upaya Pemko Medan dalam mengurangi pengangguran dan meningkatkan pertumbuhan UMKM.