Labuhan Deli – Delidaily.net
Keresahan masyarakat Desa Telaga Tujuh, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang semakin tidak terbendung.
Pasalnya, beberapa warga menceritakan soal banyaknya proyek pembangunan yang dinilai tidak transparan alias proyek siluman? Salah satu contohnya proyek yang sedang dikerjakan baru-baru ini, dimana tidak terlihat plank informasi, berada di Dusun II.
Pemasangan paving block dan perbaikan jalan (Dusun II, Desa Telaga Tujuh, Labuhan Deli, Kab Deli Serdang, Sumut). Selain tanpa plank informasi, proyeknya juga seperti asal-asalan dikerjakan.
“Pembangunan di desa kami seperti sesuka-suka Kadesnya saja, gak ada satu pun proyek yang jelas soal informasi asal muasal dananya, lama pekerjaannya hingga masyarakat seperti dianggap bodoh, “ujar warga
Akibat terkesan tak perdulinya Kades Telaga Tujuh Sunarto dengan keluhan warganya, menimbulkan desas-desus di kalangan masyarakat disana, bahwa proyek –proyek tersebut diduga dijadikan ajang korupsi berjamaah.
Di tempat terpisah, Kasi Pidum Cabang Kejaksaan Labuhan Deli, Putra SH, MH yang dicoba dimintai tanggapannya terkait informasi dari masyarakat itu, memberikan apresiasi. “Terima kasih infonya ya.” terang Putra.
Kemudian kepada Kepala Desa Telaga Tujuh, Sunarto juga dikonfirmasi, tetapi dia masih belum mau menjawab hingga berita ini diturunkan. Sabtu (5/8/2023).
Sebelumnya diketahui, Kades Sunarto memang sempat dilaporkan ke polisi, dan masyarakat Telaga Tujuh masih menunggu-nunggu hasil dari proses hukumnya.
“Kami masyarakat sangat kecewa dengan proses hukum si Kades Sunarto, seharusnya aparat penegak hukum jangan lambat mengungkap hasil penyelidikan mereka ke publik, biar jangan jadi isu liar, kalau memang gak salah namanya kan bersih, tapi kalau salah ya harus diganjar hukuman,” pinta warga
Selain itu warga juga mendesak agar Kepala Desa dimaskud jangan sesuka hati dalam membuat keputusan saat ada proyek untuk pembangunan di desa tersebut, tanpa mengundang atau memberi tahu anggota BPD atau pun musyawarah bersama.
Pewarta : Nik
