Kanal

Network

Logo DelidailyPenting Dibaca Mudah Dicerna
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Delidaily Facebook
Delidaily Twitter
Delidaily Instagram
Delidaily YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2026 Delidaily
Allright Reserved

PTSL di Desa Sei Penggantungan Disoroti Germalab, Tahap Pertama Disebut Belum Selesai

Oleh
Senin, 13 Februari 2023 - 11:59 WIB

Medan – Delidaily.net

Gerakan Mahasiswa Labuhanbatu (Germalab) menyoroti kinerja Kepala Desa (Kades) Sei Penggantungan, terkait penyelesaian PRONA (Program Nasional Agraria).

Hal ini diungkapkan Naek Limbong, selaku pembina Germalab, melalui siaran persnya kepada awak media, Sabtu (11/2/2023).

Adapun yang dimaksud adalah program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) yang digagas Presiden Jokowi sejak tahun 2019.

Program ini dilakukan menjawab banyaknya konflik agraria di tengah-tengah masyarakat, bahkan beberapa kelompok masyarakat melakukan jalan kaki ke Istana Presiden akibat konflik agraria yang dialami mereka.

Germalab melalui Naek Limbong mengatakan, Kepala Desa Sei Penggantungan tidak memiliki inovasi untuk melaksanakan program Presiden tersebut.

Pasalnya, kata Naek, ada beberapa masyarakat Desa Sei Penggantungan yang melaporkan bahwa prona tahap awal yang diikuti beberapa masyarakat belum kunjung selesai.

Menimpali ucapan Naek, Sae Armansyah Hutasoit, selaku Ketua Germalab menyampaikan bahwa Kepala Desa (Kades) sebagai pimpinan pemerintahan tertinggi di desa seharusnya menjemput bola ke warga jika memang memiliki kepedulian tentang itu.

Ditambahkannya, PTSL yang digagas Presiden Jokowi tentu merupakan momen yang sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Melalui program PTSL, masyarakat dapat melengkapi legalitas kepemilikan tanahnya dengan biaya yang sangat minim bila dibandingkan dengan mengurus melalui penjabat notaris,” tuturnya.

Dalam siaran persnya, Naek Limbong juga menyampaikan kalau Desa Sei Penggantungan adalah desa kelahirannya.

Oleh karena itu, dia merasa memiliki tanggungjawab bila menerima aduan dari warga desa.

Ia juga menambahkan bahwa orang tuanya masih menetap di sana, atas dasar itulah dirinya semakin menaruh kepedulian terhadap semrawutnya program PTSL di desa tersebut.

“Saya lahir di sana. Orang tua dan keluarga saya masih menetap di sana. Karena itulah saya tergerak menyoroti kinerja Kepala Desa Sei Penggantungan,” ucapnya.

Dia juga menambahkan, beberapa tahun lalu ia sempat mempertanyakan sertifikat lahan orang tuanya kepada pihak yang diberikan wewenang oleh Kades untuk mengurusi program tersebut.

“Mungkin jika tidak saya follow up terus, sertifikat itu tidak akan pernah selesai,” jelas Naek, yang mengaku sedang berada di Medan.

Masih kata Naek, untuk mengurus sertifikat lahan orang tuanya, mereka bukan dengan tangan kosong.

“Kita urus itu bukan gratis, kita bayar itu,” jelasnya lagi.

Berbicara tentang PTSL, awak media mencoba mencari penjelasan tentang program tersebut.

Dilansir dari laman kominfo.go.id, PTSL adalah proses pendaftaran tanah untuk pertama kali, yang dilakukan secara serentak dan meliputi semua obyek pendaftaran tanah yang belum didaftarkan di dalam suatu wilayah desa atau kelurahan atau nama lainnya yang setingkat dengan itu.

Sementara laman ipdn.ac.id menerangkan tujuan PTSL adalah untuk mempromosikan potensi kantor BPN sebagai penyelenggara kegiatan PTSL dalam persertifikatan agar pemilik tanah dapat memiliki kepastian hukum atas tanahnya.

Untuk program tersebut, Pemerintah Pusat telah membuat peraturan yang dituangkan dalam Peraturan Menteri No 12 tahun 2017 tentang PTSL, dan Instruksi Presiden No 2 tahun 2018, demikian penjelasan di laman kominfo.go.id.

Di tengah masyarakat, program PTSL ini lebih dikenal dengan istilah sertipikasi tanah, yang merupakan wujud pelaksanaan kewajiban pemerintah untuk menjamin kepastian dan perlindungan hukum atas kepemilikan tanah masyarakat.

Menambahkan pernyataan Germalab, Ketua DPD Lembaga Independen Pemuda Pemerhati Indonesia Sumatera Utara (LIPPI Sumut), Muhammad Roni Al-Hadi mengatakan, kegagalan pemanfaatan PTSL di desa merupakan bentuk ketidakpedulian Kades terhadap warganya.

“Kades itu kan pimpinan pemerintahan tertinggi di tingkat desa, mau tidak mau, tentu Kades yang menjadi sorotan,” terangnya saat dihubungi awak media.

Pewarta : Team/Red

Comments are closed.

BERITA LAINNYA

Syiar di Tanah Karo, PP HIMMAH Gelar Safari Ramadhan di Masjid Al Hasyimi Munthe

Karo|delidaily.net – Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PP HIMMAH) menunjukkan komitmen dakwahnya dengan menyambangi daerah minoritas dalam rangkaian Safari

| 3 hari lalu

Ketum PP HIMMAH Ajak Masyarakat Dukung Upaya Presiden Prabowo Jaga Perdamaian Dunia

Jakarta|delidaily.net  – Ketua Umum Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PP HIMMAH), Abdul Razak Nasution, mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia

| 3 hari lalu

Sah! Ari Latif Terpilih Jadi Ketua PW HIMMAH Riau Periode 2026–2028 dalam Konferwil VI

Pekanbaru|delidaily.net – Konferensi Wilayah (Konferwil) VI Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Provinsi Riau resmi menetapkan Ari Latif sebagai Ketua Pimpinan

| 4 hari lalu

Soroti Raport Merah Penegakan Hukum, Aliansi Cipayung Plus Kota Medan Desak Kapolrestabes Medan Dicopot

Medan|delidaily.net – Gelombang protes besar dipastikan akan menyambangi Mapolrestabes Medan pada Jumat, 27 Februari 2026 mendatang. Aliansi Cipayung Plus Kota

| 2 minggu lalu

Jaga Marwah Kampus, Kader HIMMAH Kawal Ketat Alokasi Dana Tambahan Magang di UMN Al Washliyah

Medan|delidaily.net – Pimpinan Komisariat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PK HIMMAH) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMN Al Washliyah menghadiri proses

| 2 minggu lalu

Desak Pengusutan Tuntas, PB ALAMP AKSI Masukkan Dumas Kasus PT Inalum ke Kejati Sumut

Medan|delidaily.net – Pengurus Besar Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (PB ALAMP AKSI) kembali mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara

| 2 bulan lalu

30 Hari Pasca-Geledah Rumah Plt Gubernur Riau: KPK Bungkam, GEMARI Jakarta Curigai Ada Anomali Hukum

Jakarta|delidaily.net – Sudah satu bulan berlalu sejak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah dinas dan rumah pribadi Pelaksana

| 2 bulan lalu

GEMARI Jakarta Tuding KPK Tebang Pilih dalam Kasus Plt Gubernur Riau SF Hariyanto

Jakarta|delidaily.net -Gerakan Mahasiswa Riau Jakarta (GEMARI Jakarta) melayangkan kritik tajam terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penanganan perkara yang melibatkan

| 2 bulan lalu

HMI Cabang (P) Gunungsitoli-Nias Tegas Menolak Wacana Pilkada Melalui DPRD

Gunungsitoli|delidaily.net – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang (P) Gunungsitoli-Nias menyatakan sikap tegas menolak wacana pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui

| 2 bulan lalu
Logo DelidailyPenting Dibaca Mudah Dicerna

TERKONEKSI BERSAMA KAMI

Delidaily Facebook
Delidaily Twitter
Delidaily Instagram
Delidaily YouTube
Copyright © 2026 Delidaily
Allright Reserved
CONTACT US

PT. Deli Cyber Corp,
Jl. Paya Pasir No.24
Tanjungmorawa 20362
Telp: 0811612375