Kanal

Network

Logo DelidailyPenting Dibaca Mudah Dicerna
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Delidaily Facebook
Delidaily Twitter
Delidaily Instagram
Delidaily YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2026 Delidaily
Allright Reserved

Kementerian ATR/BPN Bekukan Alih Fungsi Lahan di 400 Kabupaten/Kota Demi Swasembada Pangan

Oleh
Senin, 9 Februari 2026 - 16:00 WIB

delidaily.net – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan bahwa keberhasilan program prioritas Presiden Prabowo Subianto—mulai dari swasembada pangan hingga pembangunan tiga juta rumah—sangat bergantung pada ketertiban tata ruang. Hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya konflik pemanfaatan lahan yang dapat menghambat pembangunan nasional.

Dalam Town Hall Meeting di Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko IPK), Senin (09/02/2026), Direktur Jenderal Tata Ruang, Suyus Windayana, menyatakan pentingnya integrasi ruang yang berkeadilan.

“Swasembada pangan, energi, hilirisasi, serta pembangunan rumah membutuhkan pengelolaan ruang yang tertib. Ruang harus kita kelola agar tidak saling memakan ruang itu sendiri,” ujar Suyus Windayana.

Proteksi Sawah Abadi dan Kebijakan Freeze Lahan Kementerian ATR/BPN menaruh perhatian serius pada perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Saat ini, alokasi Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) di tingkat provinsi baru mencapai 67,87%, masih di bawah target RPJMN sebesar 87% dari luas Lahan Baku Sawah (LBS).

Kondisi di tingkat kabupaten/kota bahkan lebih menantang. Dari 504 kabupaten/kota, baru 41,32% luas LBS yang terakomodasi dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Menanggapi hal ini, pemerintah mengambil langkah tegas bagi daerah yang belum sinkron.

“Untuk daerah yang belum sesuai, kita lakukan freeze (beku) terlebih dahulu terhadap alih fungsi lahan di kawasan pangan. Kawasan tersebut tidak boleh beralih fungsi demi ketahanan pangan nasional,” tegas Suyus. Tercatat ada sekitar 400 kabupaten/kota yang perlu segera merevisi RTRW mereka.

Reformasi Regulasi: Revisi Tata Ruang Kini Lebih Cepat Suyus juga memaparkan adanya reformasi kebijakan di mana revisi tata ruang tidak lagi harus menunggu siklus lima tahunan. Perubahan RTRW kini dapat dilakukan secara parsial untuk menyesuaikan kebijakan strategis nasional, seperti mitigasi bencana dan proyek strategis nasional.

Senada dengan hal tersebut, Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa tata ruang adalah instruksi utama sebelum pembangunan infrastruktur dimulai. “Tata ruang harus menjadi panglima dalam pembangunan. Arah dan batasan spasial harus ditetapkan terlebih dahulu,” ucap AHY.

Pertemuan lintas lembaga ini turut dihadiri oleh pimpinan dari Kemendagri, Kementerian Lingkungan Hidup, KKP, BRIN, serta Badan Informasi Geospasial (BIG) guna menyelaraskan data spasial nasional.

Comments are closed.

BERITA LAINNYA

Tertarik Bidang Pertanahan? Politeknik Agraria STPN Sleman Kini Terima Calon Taruna/i

delidaily.net – Perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan

| 6 jam lalu

Bukan Sekadar Kuliah, Politeknik Agraria STPN Siapkan Lulusan Siap Kerja di Kementerian

delidaily.net – Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN), perguruan tinggi kedinasan di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan

| 6 jam lalu

Simbol Harapan Baru: Negara Serahkan Sertifikat Tanah bagi Korban Bencana Sibolga

Sibolga — Di tengah upaya pemulihan pascabencana, 10 keluarga korban banjir dan longsor di Kota Sibolga menerima kepastian hukum atas

| 10 jam lalu

Korban Bencana di Sibolga Terima Sertipikat Hak Milik dan Kunci Hunian Tetap

Kepala Kantor Pertanahan Kota Sibolga yang diwakili oleh Plt. Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran melaksanakan kegiatan penyerahan sertipikat tanah

| 1 hari lalu

Pensiunan BUMN Urus HGB ke HM Ke BPN Tanpa Notaris: Biaya Puluhan Juta Vs Mandiri Lebih Murah

delidaily.net – Transparansi proses, kejelasan informasi, serta kemudahan akses layanan semakin dirasakan masyarakat saat mengurus pertanahan di Kantor Pertanahan (Kantah).

| 2 hari lalu

Bandingkan Layanan BPN 15 Tahun Lalu, Pemohon Dukung Penuh Akselerasi Sertipikat Elektronik

delidaily.net – Transparansi prosedur, kejelasan informasi, serta kemudahan akses kini menjadi corak baru yang mulai dirasakan masyarakat saat mengakses layanan

| 2 hari lalu

Kampung Reforma Agraria ke-177 Resmi Berdiri di Pekalongan, Targetkan Kota Wakaf Produktif 2027

delidaily.net – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus memperluas jangkauan penataan ruang hidup masyarakat prasejahtera di berbagai

| 3 hari lalu

Kampung Reforma Agraria ke-177 Diresmikan di Pekalongan, Manfaatkan 173 Bidang Tanah Wakaf

delidaily.net – Staf Ahli (Sahli) Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Andi

| 3 hari lalu

Sertipikasi Tanah Wakaf Melonjak 206%, Menteri Nusron: Kesadaran Masyarakat Kian Tinggi

Jakarta|delidaily.net  – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengapresiasi meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mendaftarkan tanah

| 3 hari lalu

Menteri ATR/BPN Ingatkan Risiko Sengketa Lahan Wakaf di Jalur Proyek Strategis Nasional

Jakarta|delidaily.net– Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengapresiasi lonjakan signifikan kesadaran masyarakat dalam melegalkan status

| 3 hari lalu
Logo DelidailyPenting Dibaca Mudah Dicerna

TERKONEKSI BERSAMA KAMI

Delidaily Facebook
Delidaily Twitter
Delidaily Instagram
Delidaily YouTube
Copyright © 2026 Delidaily
Allright Reserved
CONTACT US

PT. Deli Cyber Corp,
Jl. Paya Pasir No.24
Tanjungmorawa 20362
Telp: 0811612375