Kanal

Network

Logo DelidailyPenting Dibaca Mudah Dicerna
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Delidaily Facebook
Delidaily Twitter
Delidaily Instagram
Delidaily YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2026 Delidaily
Allright Reserved

Cegah Sengketa Tanah, Menteri Nusron Imbau Pasang Patok Batas Secara Bersama

Oleh
Senin, 25 Mei 2026 - 06:36 WIB

delidaily.net – Sengketa batas tanah kerap bermula dari hal sederhana, namun dapat berkembang menjadi konflik berkepanjangan hingga berujung ke meja hijau. Untuk mencegah hal tersebut, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, kembali mengingatkan pentingnya memasang tanda batas tanah yang jelas.

Dalam acara Pencanangan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (GEMAPATAS) di Purworejo, Jawa Tengah, Menteri Nusron menekankan bahwa pemasangan patok batas merupakan langkah preventif yang murah dan efektif untuk menjaga keamanan tanah milik masyarakat.

“Dengan pemasangan tanda batas, tanahnya tambah aman. Dengan memasang patok, tidak ada cekcok dan tidak ada tanahnya dicaplok oleh tetangganya maupun orang lain,” ujar Menteri Nusron Wahid.

Menurutnya, pemasangan patok harus dilakukan secara bersama dengan melibatkan pemilik tanah yang berbatasan langsung. Hal ini penting agar semua pihak mengetahui dan menyetujui posisi batas tanah, sehingga potensi perselisihan di kemudian hari dapat diminimalisir.

“Yang punya tanah diharapkan dapat memasang patok di tapal batas tanahnya masing-masing dengan terlebih dahulu meminta izin kepada pemilik tanah di sampingnya supaya terjadi kesepakatan mengenai batas tanah tersebut,” katanya.

Menteri Nusron juga menyarankan agar masyarakat tidak menggunakan tanda batas alami seperti pohon, batu besar, atau gundukan tanah, karena tanda-tanda tersebut mudah berubah atau hilang seiring waktu. Kementerian ATR/BPN menetapkan standar patok yang direkomendasikan, yaitu patok dengan panjang minimal 50 sentimeter, di mana 40 cm ditanam ke dalam tanah dan 10 cm terlihat di permukaan.
“Boleh patoknya berupa kayu, beton, atau besi. Intinya, batas tanah masing-masing harus diberi tanda yang jelas,” tegasnya.
Dalam kondisi nilai tanah yang terus meningkat dan permukiman yang semakin padat, kejelasan batas tanah menjadi semakin krusial. Sengketa tanah tidak hanya berpotensi menimbulkan kerugian materiil akibat proses hukum yang panjang dan mahal, tetapi juga dapat merusak hubungan sosial antartetangga.
Gerakan GEMAPATAS yang dicanangkan pemerintah diharapkan dapat menjadi momentum bagi masyarakat di seluruh Indonesia untuk lebih peduli terhadap kepastian hak atas tanah mereka melalui langkah sederhana namun berdampak besar ini.

Comments are closed.

BERITA LAINNYA

Wamen Ossy Desak Kantah Gandeng Kepala Daerah Selesaikan Sengketa Tanah

delidaily.net – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan bahwa Gugus

| 14 menit lalu

Hindari Cekcok Antartetangga, Begini Aturan Pasang Tanda Batas Lahan Menurut Menteri ATR/BPN

delidaily.net – Masalah sengketa pertanahan sering kali dipicu oleh hal-hal yang terkesan sepele, salah satunya adalah ketiadaan tanda batas lahan

| 7 jam lalu

Jual Beli Tanah Tak Berhenti di Transaksi, Ini Alur Lengkap dari Cek Sertipikat hingga Balik Nama

Jakarta|delidaily.net – Proses jual beli tanah tidak berhenti pada tahap kesepakatan antara penjual dan pembeli yang dilanjutkan dengan transaksi pembayaran.

| 2 hari lalu

Tahapan Resmi Jual Beli Tanah dan Balik Nama Sertipikat Menurut ATR/BPN

Jakarta|delidaily.net  – Proses jual beli tanah tidak cukup berhenti pada kesepakatan harga dan pembayaran saja. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan

| 2 hari lalu

ATR/BPN Tekankan Kolaborasi Masyarakat dan Penegak Hukum Lawan Mafia Tanah

delidaily.net – Kejahatan mafia tanah masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat, terutama para pemilik tanah. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan

| 2 hari lalu

ATR/BPN Imbau Masyarakat Segera Laporkan Kasus Mafia Tanah dengan Bukti Konkret

Jakarta|delidaily.net – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan indikasi kejahatan mafia tanah. Masyarakat

| 2 hari lalu

Menteri Nusron di Rakor Satgas PKH: Kami Pastikan Keseimbangan Pembangunan, Pertanahan, dan Lingkungan Terjaga

Jakarta|delidaily.net  – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan komitmennya dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan,

| 4 hari lalu

Rakor Satgas PKH Bahas Pelepasan Hutan Sumatera, ATR/BPN Tekankan Keberlanjutan

delidaily.net – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mempertegas komitmennya dalam mengawal keseimbangan antara laju pembangunan nasional, tertib

| 4 hari lalu

Lemhannas Raih Kepastian Hukum Aset, Nusron Wahid Serahkan Sertipikat Hak Pakai

delidailly.net – Tepat pada perayaan hari ulang tahunnya yang ke-61, Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) resmi mengantongi kepastian

| 4 hari lalu

Sertipikat Tanah 11.860 Meter di Gambir Diberikan ke Lemhannas, Menteri Nusron: Perkuat Tertib Administrasi Pertanahan

delidaily.net – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyerahkan sertipikat Hak Pakai untuk Lembaga Ketahanan

| 4 hari lalu
Logo DelidailyPenting Dibaca Mudah Dicerna

TERKONEKSI BERSAMA KAMI

Delidaily Facebook
Delidaily Twitter
Delidaily Instagram
Delidaily YouTube
Copyright © 2026 Delidaily
Allright Reserved
CONTACT US

PT. Deli Cyber Corp,
Jl. Paya Pasir No.24
Tanjungmorawa 20362
Telp: 0811612375