Kanal

Network

Logo DelidailyPenting Dibaca Mudah Dicerna
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Delidaily Facebook
Delidaily Twitter
Delidaily Instagram
Delidaily YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2026 Delidaily
Allright Reserved

Menteri ATR/BPN Ingatkan Risiko Sengketa Lahan Wakaf di Jalur Proyek Strategis Nasional

Oleh
Minggu, 7 Juni 2026 - 09:50 WIB

Jakarta|delidaily.net– Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengapresiasi lonjakan signifikan kesadaran masyarakat dalam melegalkan status hukum tanah wakaf di Indonesia. Peran aktif para wakif (pemberi wakaf) dan nazir (pengelola wakaf) dinilai menjadi motor penggerak utama di balik tren positif percepatan sertipikasi aset keagamaan dalam satu dekade terakhir.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Nusron di hadapan para akademisi, tokoh agama, dan pengelola lembaga pendidikan dalam acara International Conference on Pesantren (ICOP) 2026 yang dirangkai dengan Penyerahan Sertipikat Wakaf di Universitas Darunnajah, Jakarta, Sabtu (06/06/2026).

Dalam pemaparannya, Menteri Nusron menyajikan data komparatif yang menunjukkan lompatan besar dalam program legislasi aset umat ini. Kebijakan deregulasi dan kemudahan birokrasi yang digulirkan Kementerian ATR/BPN terbukti memangkas sumbatan administratif yang selama ini kerap dikeluhkan di lapangan.

“Perbandingan datanya, tahun 2015-2016 total bidang tanah wakaf baru 100 ribu, tapi sekarang sudah tambah 200 ribu sehingga ada kenaikan 206 persen. Saya terima kasih kepada para wakif, para nazir, kesadaran untuk mendaftarkan tanah wakaf makin hari makin meningkat,” ujar Menteri Nusron.

Menurutnya, pertumbuhan angka yang mencapai dua kali lipat lebih ini bukan sekadar keberhasilan statistik semata. Hal tersebut mencerminkan pergeseran paradigma masyarakat yang kini memandang sertipikat bukan lagi sebagai pelengkap dokumen, melainkan perisai hukum yang mutlak dimiliki agar pemanfaatan tanah wakaf dapat berlangsung aman dan berkelanjutan bagi kepentingan umat.

Kendati mencatatkan tren positif, Menteri Nusron memberikan catatan khusus mengenai urgensi proteksi lahan wakaf, terutama di wilayah yang sedang mengalami pertumbuhan ekonomi kilat. Salah satu pemicu utama kerawanan konflik agraria pada tanah wakaf yang belum bersertipikat adalah masifnya pembangunan infrastruktur negara atau Proyek Strategis Nasional (PSN).

Fenomena ini paling banyak ditemukan di Pulau Jawa, khususnya di kawasan aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), serta Provinsi Banten. Kehadiran PSN di wilayah-wilayah tersebut secara otomatis mendongkrak nilai keekonomian tanah di sekitarnya.

“Tanah tersebut sebelum ada PSN nilainya tidak tinggi, akibat ada PSN valuasi asetnya naik drastis,” tutur Menteri Nusron menjelaskan.

Lonjakan valuasi aset yang sangat tinggi ini kerap kali memicu persoalan sosial baru. Tidak jarang muncul klaim sepihak atau tuntutan hukum dari pihak-pihak tertentu, termasuk ahli waris dari wakif terdahulu, yang ingin menguasai kembali lahan tersebut karena tergiur nilai ganti rugi atau harga pasar yang melonjak. Jika status hukum tanah tidak memiliki dasar hitam di atas putih yang kuat, aset umat tersebut berisiko beralih fungsi atau hilang.

Guna memitigasi risiko tersebut agar tidak berlarut-larut di meja hijau, Kementerian ATR/BPN mengimbau seluruh pengurus lembaga keagamaan, yayasan, dan ormas Islam untuk melakukan inventarisasi ulang. Keberadaan sertipikat resmi dari BPN menjadi satu-satunya pembuktian mutlak yang diakui negara untuk memutus potensi gugatan di kemudian hari.

“Supaya (konflik) tidak berkepanjangan, kami harapkan para nazir untuk segera menyertipikatkan tanah wakaf untuk kepentingan keamanan aset umat,” tegas Menteri Nusron.

Kementerian ATR/BPN berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi, memberikan asistensi penuh, serta mempermudah akses pendaftaran tanah wakaf di seluruh Kantor Pertanahan daerah. Hal ini dilakukan agar seluruh fasilitas sosial, tempat ibadah, dan pesantren di Indonesia memiliki kepastian hukum yang kokoh dan dapat difungsikan secara optimal tanpa bayang-bayang sengketa.

Comments are closed.

BERITA LAINNYA

Sertipikasi Tanah Wakaf Melonjak 206%, Menteri Nusron: Kesadaran Masyarakat Kian Tinggi

Jakarta|delidaily.net  – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengapresiasi meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mendaftarkan tanah

| 6 jam lalu

Tanah Wakaf Bersertipikat Bukti Negara Lindungi Aset Publik, Menteri Nusron: Kesadaran Meningkat

Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengajak masyarakat untuk segera menyertipikatkan tanah wakaf

| 1 hari lalu

Bukan Sekadar Kertas, Menteri ATR/BPN Sebut Sertipikat Wakaf Adalah Benteng Aset Umat

Jakarta|delidaily.net – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengajak seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan

| 1 hari lalu

Sinergi Kemenhan dan Kemenpan-RB, 23 Pegawai Kementerian ATR/BPN Sukses Rampungkan Diklat Komcad

Jakarta|delidaily.net – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menghadiri Upacara Penutupan

| 2 hari lalu

Pelantikan Serentak Daring & Luring, Menteri Nusron: Kolaborasi Pusat-Daerah Kunci Perbaikan

Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 130 pejabat

| 2 hari lalu

Lantik 130 Pejabat Baru, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Tekankan Kecepatan Layanan untuk Masyarakat

delidaily.net – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan

| 2 hari lalu

Fokus Isu Pendidikan, ISARAH Batu Bara Siap Berkolaborasi dengan Lapas Labuhan Ruku

Batu Bara|delidaily.net – Pengurus Daerah Ikatan Sarjana Al Washliyah (ISARAH) Kabupaten Batu Bara menyatakan kesiapan untuk menjalin kolaborasi dengan Lembaga

| 2 hari lalu

Jangan Asal Pecah Tanah! Ini Jenis Hak yang Tidak Bisa Dipecah Menurut Aturan

Jakarta|delidaily.net– Layanan pemecahan bidang tanah menjadi salah satu pengajuan yang paling tinggi intensitasnya di berbagai Kantor Pertanahan (Kantah). Proses membagi

| 2 hari lalu

Cara Mudah Ajukan Pemecahan Sertipikat, Cukup Lewat Sentuh Tanahku

Jakarta|delidaily.net – Pemecahan bidang tanah menjadi salah satu layanan pertanahan yang paling banyak diajukan masyarakat di Kantor Pertanahan. Proses ini

| 2 hari lalu

Cegah Ruang Tunggu Membeludak, Kementerian ATR/BPN Optimalkan Notifikasi Antrean Digital

Jakarta|delidaily.net – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus mempercepat transformasi digital guna menghadirkan pelayanan pertanahan yang lebih

| 4 hari lalu
Logo DelidailyPenting Dibaca Mudah Dicerna

TERKONEKSI BERSAMA KAMI

Delidaily Facebook
Delidaily Twitter
Delidaily Instagram
Delidaily YouTube
Copyright © 2026 Delidaily
Allright Reserved
CONTACT US

PT. Deli Cyber Corp,
Jl. Paya Pasir No.24
Tanjungmorawa 20362
Telp: 0811612375