Jakarta – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Provinsi DKI Jakarta diwarnai langkah konkret penyelamatan aset daerah skala masif. Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menyerahkan secara resmi 499 Sertipikat Hak Pakai atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di Balai Agung, Jakarta, Rabu (24/6/2026).
Dokumen legalitas pertanahan tersebut diterima langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo. Jumlah sertipikat yang diselaraskan dengan angka usia Jakarta ini menjadi simbol keseriusan negara dalam memperkuat tata kelola ruang publik yang bersih.
Sertipikasi kali ini mencakup luasan tanah hingga 85 hektare yang tersebar di berbagai wilayah ibu kota. Berdasarkan estimasi nilai pasar, total nilai ekonomis aset yang berhasil diberikan kepastian hukum ini mencapai Rp22,25 triliun.
Wamen Ossy menegaskan bahwa langkah ini merupakan instrumen krusial dalam memitigasi risiko sengketa lahan, klaim sepihak oleh mafia tanah, serta potensi kerugian keuangan negara.
“Pada hari ini kita menyerahkan 499 Sertipikat Hak Pakai atas aset Pemprov DKI Jakarta. Penyerahan ini merupakan representasi komitmen negara dan pemerintah daerah dalam membangun tata kelola aset publik yang semakin tertib, modern, dan akuntabel,” ujar Wamen Ossy.
Ia menambahkan, kepemilikan sertipikat resmi membuat pemda dapat mengoptimalkan pemanfaatan lahan untuk fasilitas publik, ruang terbuka hijau, maupun infrastruktur penunjang tanpa khawatir digugat di kemudian hari.
“Ini bukan sekadar urusan administrasi, tapi bagian dari penguatan fondasi tata kelola pemerintahan yang baik (good governance),” imbuhnya.
Gube
Atas capaian percepatan penerbitan sertipikat, Gubernur Pramono Anung Wibowo memberikan piagam penghargaan khusus kepada tujuh instansi yang dinilai paling berkontribusi, termasuk:
- Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK
- Kepala Kanwil BPN Provinsi DKI Jakarta
- Para Kepala Kantor Pertanahan Administrasi se-Provinsi DKI Jakarta
Keterlibatan KPK menegaskan bahwa penataan aset daerah di Jakarta berada di bawah pengawasan ketat instrumen anti-korupsi nasional.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN yang selama ini telah bekerja sama dengan sangat baik. Alhamdulillah, banyak persoalan aset di Jakarta yang dapat dituntaskan melalui kerja sama yang solid tersebut,” ungkap Pramono Anung.
Wamen Ossy menyampaikan harapannya bagi masa depan Jakarta, menekankan pentingnya pembangunan tata ruang berdaya saing global namun tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan.
“Selamat ulang tahun ke-499 kepada Provinsi DKI Jakarta. Semoga Jakarta semakin maju, semakin tertata, semakin hijau, semakin nyaman untuk dihuni, dan semakin membanggakan sebagai kota yang merepresentasikan Indonesia di mata dunia,” pungkasnya.
Acara turut dihadiri oleh Kepala Satgas pada Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK Dwi Aprilia Linda, Kepala Kanwil BPN Provinsi DKI Jakarta Erry Juliani Pasoreh, serta seluruh Kepala Kantor Pertanahan se-Provinsi DKI Jakarta.
