Medan|delidaily.net – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Al Washliyah (PW IPA) Sumatera Utara mengecam keras peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Sumatera Utara yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Organisasi pelajar ini menyoroti bahwa narkoba kini tidak hanya menyasar kalangan dewasa, melainkan sudah merambah secara masif ke anak-anak dan remaja.
Ketua PW IPA Sumut, Ahmad Irham Tajhi, menyatakan bahwa situasi ini merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda daerah.
“Kami sangat mengecam keras peredaran narkoba di Sumatera Utara yang sampai hari ini masih sangat marak terjadi. Pola edarnya sudah sangat mengkhawatirkan karena target utamanya kini beralih ke anak-anak dan remaja. Ini adalah ancaman nyata bagi masa depan daerah kita,” tegas Tajhi dalam keterangan persnya, Senin (1/6/2026).
Menurut Tajhi, remaja dan anak-anak berada pada fase krusial pembentukan karakter. Jika akses narkoba semakin mudah, maka fondasi kemajuan bangsa di masa depan akan terancam.
PW IPA Sumut mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polda Sumut, untuk melakukan tindakan lebih agresif dan tanpa kompromi dalam memberantasjaringan narkoba hingga ke akar-akarnya.
“Kami meminta aparat penegak hukum, khususnya Kapolda Sumut dan seluruh jajaran di bawahnya, untuk terus melancarkan operasi pemberantasan tanpa pandang bulu. Jika kita terlambat atau lengah bertindak hari ini, maka generasi penerus bangsa di Sumut akan rusak total akibat narkoba,” tegasnya.
Lebih lanjut, PW IPA Sumut menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dengan kepolisian dan lembaga terkait dalam memberikan edukasi berkelanjutan kepada pelajar. Mereka berkomitmen membentengi mental generasi muda, baik di lingkungan pendidikan Al Washliyah maupun sekolah umum lainnya.
Sikap tegas organisasi ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan bahwa pemberantasan narkoba harus menjadi prioritas utama guna menyelamatkan masa depan generasi muda Sumatera Utara.
