delidaily.net – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, menginstruksikan seluruh jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Jawa Timur untuk melakukan percepatan pelaksanaan program kerja sejak awal tahun anggaran 2026.
Dalam pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kanwil BPN Jawa Timur yang digelar di Aula Reforma, Surabaya, Senin (26/01/2026), Sekjen Dalu menegaskan bahwa Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) harus dikelola secara disiplin sebagai instrumen untuk mencapai target prioritas nasional.
“DIPA ini adalah alat eksekusi kebijakan pimpinan dan Pak Menteri, bukan hanya dibelanjakan setiap hari atau bulan. Saya ingin Kakanwil memantau agar seluruh anggaran sejalan dengan agenda prioritas nasional,” tegas Dalu Agung Darmawan saat memberikan arahan secara daring dari Jakarta.
Sinergi Tiga Elemen Kunci Sekjen ATR/BPN menyoroti pentingnya harmoni antara Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan Bendahara di setiap satuan kerja (satker). Ia meminta ketiga elemen ini tidak bekerja secara parsial dan harus memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan memiliki output dan manfaat yang jelas.
“Tiga elemen jabatan ini harus satu pandangan. Jangan hanya asal percaya, tetapi harus tahu produknya apa dan kualitas output-nya seperti apa,” ujarnya.
Target Penyelesaian Administrasi di Januari Terkait manajemen penyerapan, Sekjen Dalu mematok target agar penyusunan Term of Reference (TOR) dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) diselesaikan sepenuhnya pada bulan Januari. Ia mengingatkan bahwa penyerapan anggaran tidak boleh sekadar untuk menghabiskan pagu, melainkan harus direncanakan secara bulanan dengan kualitas yang terjaga.
“Kita diberikan kewenangan sebagai KPA, maka harus memiliki kemampuan dan keberanian untuk mengambil langkah-langkah strategis. Siap dieksekusi sejak awal, patuh aturan, dan mitigasi risiko sejak dini,” pungkasnya.
Komitmen Pengendalian Mutu Kakanwil BPN Provinsi Jawa Timur, Asep Heri, melaporkan bahwa Rakerda kali ini mengusung tema persiapan tahun anggaran 2026 sebagai instrumen pengendalian mutu perencanaan dan kinerja. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran Kantor Pertanahan se-Jawa Timur guna menyamakan frekuensi kerja di awal tahun.
Acara ini turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Penataan Agraria Embun Sari, Staf Khusus Bidang Reforma Agraria Rezka Oktoberia, serta jajaran pejabat pimpinan tinggi lainnya untuk memberikan penguatan teknis bagi jajaran di daerah.
