Serdang Bedagai|delidaily.net — PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Palmco Regional II secara resmi memulai pilot project penanaman perdana kedelai seluas 1.000 hektare (Ha) di Kebun Adolina, Desa Citaman Jernih, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Jumat (28/8). Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen PTPN Group dalam memimpin akselerasi program hilirisasi komoditas pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
Inisiasi ini juga merupakan bagian dari pengoptimalan pemanfaatan areal perkebunan agar tidak hanya fokus pada tanaman kelapa sawit, melainkan juga respons aktif BUMN perkebunan terhadap penugasan strategis pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan.
Direktur Produksi dan Pengembangan Holding PTPN I (Persero), Rizal H. Damanik, mengungkapkan bahwa PTPN Group mendapatkan penugasan besar dari pemerintah untuk mengawal program ketahanan pangan dan energi nasional yang mencakup 15 komoditas unggulan di 23 provinsi.
“Penugasan ini cukup challenging (menantang) dari bisnis inti yang selama ini kita geluti. Namun, dalam upaya mendukung program Asta Cita Presiden RI, hari ini kita membuktikan kesiapan PTPN dengan mulai menanam komoditas kedelai,” ujar Rizal H. Damanik di sela-sela acara penanaman perdana.
Ia menambahkan, pemilihan Kabupaten Serdang Bedagai sebagai lokasi pilot project dinilai sangat strategis. Dengan dukungan para ahli dan akademisi, PTPN optimis program pengembangan kedelai di wilayah Regional II ini dapat sukses secara berkelanjutan.
“Di Sergai ini kami berharap dapat berpartisipasi aktif mensukseskan program ketahanan pangan. Budidaya kedelai memang memiliki tantangan tersendiri, namun dengan pendampingan pakar pertanian, kami sangat optimis komoditas ini akan berhasil dibudidayakan secara optimal,” tambahnya.
Inisiatif dan peran aktif PTPN IV Palmco Regional II ini mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai. Bupati Serdang Bedagai, Darma Wijaya, menyampaikan bahwa langkah BUMN perkebunan ini sangat sejalan dengan visi daerah dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan berdaya saing.
“Kegiatan penanaman hari ini bukan hanya sekadar simbolis, melainkan awal kerja besar kita bersama untuk mengurangi ketergantungan impor kedelai nasional. Kami mengapresiasi PTPN IV yang tidak hanya fokus pada komoditas sawit, tetapi juga mengambil peran nyata dalam program swasembada pangan,” ungkap Bupati yang akrab disapa Bang Wiwik tersebut.
Lebih lanjut, Darma Wijaya menegaskan bahwa Sergai memiliki potensi besar di sektor pertanian, terbukti dari capaian surplus gabah dengan produksi mencapai 356.508 ton pada tahun 2025 (data BPS). Hadirnya program penanaman kedelai oleh PTPN IV diharapkan makin memperkuat pondasi transformasi pembangunan daerah sesuai visi Sergai Mantab (Maju, Tangguh, dan Berkelanjutan).
Guna memastikan keberhasilan dan keberlanjutan program penanaman 1.000 hektare ini, PTPN IV menyinergikan kolaborasi lintas sektor yang melingkupi jajaran kementerian, pemerintah daerah, BUMN, hingga institusi pendidikan tinggi.
Penanaman perdana ini turut dihadiri perwakilan Dirjen Tanaman Pangan Kementan Arif Muliawan, SP., MAP., perwakilan Dirjen Perkebunan Kementan Namsen Sartomedi S. Girsang, SP., MP., Direktur Utama PTPN IV Palmco Jatmiko K. Santosa, Direktur Strategi dan Sustainability PTPN IV Palmco Ugun Untaryo, Region Head Regional II Budi Susanto, Operational Head Regional I Totop Poltak Hatorangan, Business Support Head Regional II Syubanul Khair, serta SEVP Project Execution Head Office Mulyanto.
Selain internal PTPN, acara ini dihadiri oleh Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto, Kejari Sergai Rahmad Isnaini, SH., MH, jajaran OPD Pemkab Sergai, serta tim akademisi dari Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU) yang mengawal segi teknis dan kelayakan akademis budidaya.
Melalui langkah awal di Kebun Adolina ini, PTPN IV Palmco Regional II membuktikan perannya bukan sekadar sebagai entitas bisnis perkebunan, melainkan sebagai salah satu pilar utama penggerak swasembada dan kemandirian pangan nasional.
