Kanal

Network

Logo DelidailyPenting Dibaca Mudah Dicerna
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Delidaily Facebook
Delidaily Twitter
Delidaily Instagram
Delidaily YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2026 Delidaily
Allright Reserved

Capaian LP2B Capai 87,63 Persen, Menteri Nusron Wahid Minta Pemda Percepat Integrasi RTR

Oleh
Sabtu, 26 September 2026 - 08:27 WIB

Jakarta|delidaily.net — Capaian LP2B Capai 87,63 Persen, Menteri Nusron Wahid Minta Pemda Percepat Integrasi RTR, Bertepatan dengan peringatan 66 tahun berlakunya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA) sekaligus Hari Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) 2026, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan kembali komitmen pengamanan kedaulatan pangan nasional.

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, mengungkapkan bahwa data penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) secara nasional berdasarkan usulan pemerintah daerah telah mencapai 87,63 persen.

“LP2B secara nasional telah mencapai 87,63%, ini melampaui target 87% sebagaimana diamanatkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2029,” ujar Menteri Nusron saat memimpin Upacara Peringatan HANTARU di Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Lampaui Target Bertahap Pemerintah

Capaian ini melampaui peta jalan yang ditargetkan pemerintah melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025-2029 serta Perpres Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah.

Sesuai regulasi tersebut, penetapan LP2B ditargetkan secara bertahap mulai dari 78 persen pada 2026, 81 persen pada 2027, 84 persen pada 2028, hingga minimal 87 persen pada 2029. Dengan perolehan 87,63 persen saat ini, realisasi perlindungan lahan pertanian nasional terbukti melompat lebih cepat dari estimasi semula.

Desak Pemda Integrasikan LP2B ke Rencana Tata Ruang

Kendati capaian indikator telah melampaui target, Nusron menekankan bahwa langkah perlindungan lahan abadi tidak boleh berhenti sebatas angka statistik. Seluruh usulan data LP2B dari daerah wajib segera diikat secara legal ke dalam dokumen Rencana Tata Ruang (RTR)—baik Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Untuk itu, saya kembali meminta dukungan penuh para gubernur, bupati, dan wali kota di seluruh Indonesia untuk mempercepat proses integrasi tersebut,” tegas Nusron.

Ia memungkas bahwa integrasi data ini krusial demi menjadikan tata ruang sebagai panglima pembangunan daerah. Dengan dokumen RTR yang terintegrasi, pemanfaatan ruang nasional dapat berjalan tertib, mencegah alih fungsi lahan ilegal, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat maupun iklim investasi nasional.

Comments are closed.

BERITA LAINNYA

Capaian LP2B Lampaui Target, Nusron: Tata Ruang Harus Jadi Dasar Pembangunan

Jakarta|delidaily.net – Capaian LP2B Lampaui Target, Nusron: Tata Ruang Harus Jadi Dasar Pembangunan, Di momen peringatan 66 tahun berlakunya Undang-Undang

| 27 menit lalu

HANTARU 2026 Wamen ATR/BPN Minta Jajaran Ubah Birokrasi Rumit Jadi Sederhana

Jakarta|delidaily.net — HANTARU 2026 Wamen ATR/BPN Minta Jajaran Ubah Birokrasi Rumit Jadi Sederhana, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional

| 1 hari lalu

HANTARU Momentum Pembaharuan ATR/BPN ke Depan Perkuat Kepastian Layanan bagi Masyarakat

Jakarta|delidaily.net – HANTARU Momentum Pembaharuan ATR/BPN ke Depan Perkuat Kepastian Layanan bagi Masyarakat,  Transformasi layanan yang dilakukan Kementerian Agraria dan

| 1 hari lalu

Momen HANTARU 2026, Kementerian ATR/BPN Resmi Luncurkan Kembali LARASITA+ di 44 Lokasi

Jakarta|delidaily.net — Momentum Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional (HANTARU) 2026 dimanfaatkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk

| 2 hari lalu

HANTARU 2026, ATR/BPN Targetkan Seluruh Kantah Terapkan Pendekatan Kewilayahan 2027

Jakarta|delidaily.net  – HANTARU 2026, ATR/BPN Targetkan Seluruh Kantah Terapkan Pendekatan Kewilayahan 2027, Momentum Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional (HANTARU)

| 2 hari lalu

Sindikat Maling Sawit Bermotif Ekonomi Ilegal: Mengancam Nyawa Pekerja dan Masa Depan Petani Swadaya

Sumut|delidaily.net – Sindikat Maling Sawit Bermotif Ekonomi Ilegal: Mengancam Nyawa Pekerja dan Masa Depan Petani Swadaya, Maraknya aksi pencurian Tandan

| 2 hari lalu

Ketok Palu DPR Restui RUU Reforma Agraria: Nusron Wahid Beberkan Peta Pembagian Tugas dan Peleburan Direktorat

delidaily.net – Sebuah tonggak sejarah baru dalam tata kelola pertanahan nasional resmi diukir di Senayan. DPR RI bersama Pemerintah menyetujui

| 3 hari lalu

RUU Reforma Agraria Disetujui, ATR/BPN akan Berbagi Peran dengan BRAN

Jakarta|delidaily.net – RUU Reforma Agraria Disetujui, ATR/BPN akan Berbagi Peran dengan BRAN, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)

| 3 hari lalu

Kantah Kota Sibolga Pertegas Langkah Menuju Predikat WBBM

Sibolga|delidaily.net — Kantah Kota Sibolga Pertegas Langkah Menuju Predikat WBBM, Dalam upaya menginternalisasi budaya kerja modern dan memantapkan kedisiplinan jajaran Aparatur

| 4 hari lalu

Paripurna DPR Tok Ketok UU Reforma Agraria, Landasan Hukum Pertanahan Makin Kokoh

Jakarta|delidaily.net— Paripurna DPR Tok Ketok UU Reforma Agraria, Landasan Hukum Pertanahan Makin Kokoh, Sebuah babak baru dalam sejarah hukum pertanahan

| 4 hari lalu
Logo DelidailyPenting Dibaca Mudah Dicerna

TERKONEKSI BERSAMA KAMI

Delidaily Facebook
Delidaily Twitter
Delidaily Instagram
Delidaily YouTube
Copyright © 2026 Delidaily
Allright Reserved
CONTACT US

PT. Deli Cyber Corp,
Jl. Paya Pasir No.24
Tanjungmorawa 20362
Telp: 0811612375