Kanal

Network

Logo DelidailyPenting Dibaca Mudah Dicerna
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Delidaily Facebook
Delidaily Twitter
Delidaily Instagram
Delidaily YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2026 Delidaily
Allright Reserved

Darurat Lahan Pertanian! Wamen ATR/BPN Ungkap 165-220 Hektare Sawah Menguap Setiap Hari

Oleh
Jumat, 3 Juli 2026 - 00:01 WIB

Jakarta|delidaily.net – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, mengungkapkan fakta mencengangkan mengenai penyusutan lahan sawah di Indonesia. Dalam Seminar Nasional Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) LXIX TA. 2026 yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Kamis (2/7/2026), ia menyebutkan bahwa rata-rata lahan sawah berkurang 60.000 hingga 80.000 hektare setiap tahunnya, atau setara dengan 165 hingga 220 hektare per hari.

“Faktanya, penyusutan luas lahan sawah masih terjadi di Indonesia dengan rasio sekitar 60.000 sampai 80.000 hektare per tahun atau sekitar 165 sampai 220 hektare setiap hari. Jika kondisi ini terus berlangsung, cita-cita mewujudkan swasembada pangan akan semakin sulit tercapai,” ujar Ossy Dermawan di hadapan 277 peserta seminar yang terdiri dari pimpinan TNI/POLRI dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Gedung Dwi Warna Purwa Lemhannas RI, Jakarta .

Untuk mengatasi ancaman ini, Kementerian ATR/BPN menargetkan 87% dari total Lahan Baku Sawah (LBS) nasional dapat ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) pada tahun 2029. Target ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional di tengah dinamika geopolitik global yang semakin tidak menentu .

Kebijakan Nyata: Moratorium dan Surat Edaran Bersama

Wamen Ossy menegaskan bahwa perlindungan lahan pertanian tidak lagi cukup hanya mengandalkan regulasi, tetapi membutuhkan implementasi yang konsisten di tingkat pusat dan daerah. Karena itu, Kementerian ATR/BPN mendorong sinkronisasi kebijakan pertanahan dan tata ruang agar pengendalian alih fungsi lahan dapat berjalan efektif .

Langkah konkret yang telah diambil antara lain penerbitan moratorium alih fungsi lahan, Surat Edaran Menteri, serta Surat Edaran Bersama dengan Menteri Dalam Negeri. Dalam surat edaran bersama tersebut, disepakati bahwa gubernur wajib memastikan 87% LBS di wilayahnya ditetapkan sebagai LP2B, kemudian diusulkan kepada Kementerian ATR/BPN untuk diintegrasikan ke dalam Rencana Tata Ruang .

Respons Positif Daerah: 20 Kabupaten/Kota dalam 10 Hari

Implementasi kebijakan tersebut mulai menunjukkan perkembangan positif. Wamen Ossy melaporkan bahwa dalam waktu singkat setelah aturan terbaru diterbitkan, pemerintah daerah (Pemda) mulai merespons dengan mengajukan penetapan LP2B.

“Alhamdulillah, 10 hari setelah kami mengeluarkan Surat Edaran Bersama ini, 20 Pemda Kabupaten/Kota kemudian dapat mengajukan SK LP2B. Artinya terjadi percepatan yang cukup eksponensial dan mudah-mudahan hal ini bisa terus kami lakukan,” ungkapnya optimistis .

Ia berharap semakin banyak daerah yang menetapkan LP2B sehingga lahan sawah memiliki kepastian hukum yang lebih kuat dan mampu mendukung ketahanan pangan nasional. “Kalau sudah ditetapkan sebagai LP2B dan KP2B, maka lahan-lahan ini tidak akan mudah untuk dapat beralih fungsi,” pungkas Wamen Ossy .

Sinergi Antar Kementerian

Dalam seminar yang mengusung tema panel “Membangun Kedaulatan Pangan Nasional melalui Tata Kelola, Inovasi Teknologi Pertanian dan Human Capital dalam Rangka Menghadapi Dinamika Geopolitik Global” ini, Wamen Ossy menjadi panelis di sesi pertama bersama sejumlah pejabat negara terkait. Turut memberikan materi dalam panel tersebut adalah Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman; Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan RI, I Nyoman Radiarta; serta Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani. Kehadiran para pimpinan lintas kementerian ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendekatan holistik untuk mewujudkan kedaulatan pangan nasional .

Comments are closed.

BERITA LAINNYA

Wamen Ossy Dermawan Ungkap Efek Eksponensial Surat Edaran Bersama dalam Lindungi Lahan Sawah

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) membunyikan alarm keras terkait laju alih fungsi lahan pertanian di Indonesia. Wakil

| 6 menit lalu

Pengakuan Hak Ulayat: Kementerian ATR/BPN Paparkan Prosedur dan Syarat Pendaftaran Tanah

delidaily.net – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar Sosialisasi Pengadministrasian dan Pendaftaran Tanah Ulayat di Kabupaten Buton

| 13 menit lalu

Berikan Kepastian Hukum bagi Masyarakat Adat, Kementerian ATR/BPN Sosialisasikan Alur Sertipikasi Tanah Ulayat

delidaily.net – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus berkomitmen memberikan perlindungan hukum atas hak-hak adat di Indonesia.

| 25 menit lalu

Hadapi Perang Ekonomi Global, Menteri ATR/BPN Ajak Pemuda Bangun Kemandirian Teknologi dan Pangan

delidaily.net – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menekankan pentingnya redefinisi dan penguatan konsep nasionalisme

| 12 jam lalu

Hadapi Perang Ekonomi dan Radikalisme, Menteri Nusron Ajarkan Teori Mearsheimer kepada 200 Mahasiswa

delidaily.net – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, memberikan kuliah kebangsaan di hadapan ratusan peserta

| 12 jam lalu

Sekjen ATR/BPN Paparkan Terobosan Digital: HT-El Tembus Rp5.792 Triliun, PNBP Tunjukkan Efek Ganda Ekonomi

Delidaily.net – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mencatatkan pencapaian penting dalam transformasi pelayanan publik. Dalam Rapat Dengar

| 1 hari lalu

Kebut Penyederhanaan Regulasi, Kementerian ATR/BPN Laporkan Progres 7 Layanan Prioritas ke DPR RI

Jakarta|delidaily.net – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaporkan lompatan besar performa reformasi birokrasi dan capaian fiskal di

| 1 hari lalu

Pilih Loket & Cek Estimasi Waktu Real Time, Ini Kemudahan Antrian Daring Sentuh Tanahku

Jakarta|delidaily.net – Selama ini, tak sedikit masyarakat yang rela datang ke Kantor Pertanahan (Kantah) sepagi mungkin demi mengamankan nomor antrean,

| 2 hari lalu

Pangkas Waktu Tunggu, Ini Cara Booking Nomor Antrean Loket BPN via Aplikasi Sentuh Tanahku

Jakarta|delidaily.net – Kebiasaan klasik masyarakat yang terpaksa datang subuh atau mengantre sepagi mungkin di Kantor Pertanahan (Kantah) demi mengamankan nomor

| 2 hari lalu

ATR/BPN Percepat Proses Hibah Lahan Meikarta, Target Selesai Kurang dari Sebulan

Jakarta|delidaily.net  – Pemerintah menerima komitmen hibah lahan seluas 30 hektare dari PT Lippo Cikarang di kawasan Meikarta untuk mendukung program

| 3 hari lalu
Logo DelidailyPenting Dibaca Mudah Dicerna

TERKONEKSI BERSAMA KAMI

Delidaily Facebook
Delidaily Twitter
Delidaily Instagram
Delidaily YouTube
Copyright © 2026 Delidaily
Allright Reserved
CONTACT US

PT. Deli Cyber Corp,
Jl. Paya Pasir No.24
Tanjungmorawa 20362
Telp: 0811612375