Kanal

Network

Logo DelidailyPenting Dibaca Mudah Dicerna
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Delidaily Facebook
Delidaily Twitter
Delidaily Instagram
Delidaily YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2026 Delidaily
Allright Reserved

Wamen Ossy Dermawan Ungkap Efek Eksponensial Surat Edaran Bersama dalam Lindungi Lahan Sawah

Oleh
Kamis, 2 Juli 2026 - 23:55 WIB

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) membunyikan alarm keras terkait laju alih fungsi lahan pertanian di Indonesia. Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, mengungkapkan bahwa defisit luas lahan sawah secara nasional terus terjadi dalam skala yang mengkhawatirkan dan mengancam peta jalan swasembada pangan.

Fakta tersebut dipaparkan Wamen Ossy saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) LXIX TA. 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI di Gedung Dwi Warna Purwa, Jakarta, Kamis (02/07/2026).

Di hadapan 277 peserta seminar yang terdiri dari perwira tinggi dan pimpinan TNI/Polri serta Aparatur Sipil Negara (ASN), Ossy membeberkan data statistik penyusutan ruang agraria produktif tersebut.

“Faktanya, penyusutan luas lahan sawah masih terjadi di Indonesia dengan rasio sekitar 60.000 sampai 80.000 hektare per tahun atau sekitar 165 sampai 220 hektare setiap hari. Jika kondisi ini terus berlangsung, cita-cita mewujudkan swasembada pangan akan semakin sulit tercapai,” tegas Ossy Dermawan.

Target Proteksi LBS 2029 dan Integrasi Tata Ruang

Merespons ancaman tersebut, Kementerian ATR/BPN memasang target ambisius jangka menengah. Pemerintah mematok target minimal 87 persen dari total Luas Lahan Baku Sawah (LBS) nasional harus berstatus inkrah dideklarasikan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) pada tahun 2029 mendatang.

Ossy menyatakan, perlindungan wilayah lumbung padi tidak bisa lagi sekadar mengandalkan teks regulasi di atas kertas, melainkan butuh ketegasan eksekusi di tingkat tapak. Guna menahan laju konversi lahan penunjang pangan menjadi kawasan industri atau perumahan, Kementerian ATR/BPN menerapkan sejumlah instrumen kendali strategis:

  • Menerbitkan kebijakan moratorium alih fungsi lahan sawah.

  • Mengeluarkan Surat Edaran (SE) Menteri ATR/Kepala BPN.

  • Merilis Surat Edaran Bersama dengan Menteri Dalam Negeri untuk mengunci komitmen kepala daerah.

Melalui SE Bersama dengan Kemendagri, para gubernur diwajibkan mengawal pemetaan LBS di wilayahnya masing-masing untuk diusulkan menjadi zonasi LP2B, yang kemudian diintegrasikan langsung ke dalam dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Respons Daerah Mulai Menunjukkan Tren Positif

Implementasi SE Bersama ini diklaim mulai membuahkan hasil nyata dalam waktu singkat. Birokrasi di tingkat daerah dilaporkan bergerak responsif dalam memetakan zona hijau pertanian mereka.

“Alhamdulillah, 10 hari setelah kami mengeluarkan Surat Edaran Bersama ini, 20 Pemda Kabupaten/Kota kemudian dapat mengajukan SK LP2B. Artinya terjadi percepatan yang cukup eksponensial,” ungkap Wamen ATR/BPN.

Daftar Panelis Sesi I Seminar Nasional P4N Lemhannas RI:

  • Ossy Dermawan (Wamen ATR/Wakil Kepala BPN)

  • Andi Amran Sulaiman (Menteri Pertanian RI)

  • I Nyoman Radiarta (Kepala BPPSDM Kelautan dan Perikanan RI)

  • Teuku Faisal Fathani (Kepala BMKG)

Mengunci Kepastian Hukum Lahan Pertanian

Menutup pemaparannya pada panel bertema “Membangun Kedaulatan Pangan Nasional melalui Tata Kelola, Inovasi Teknologi Pertanian dan Human Capital dalam Rangka Menghadapi Dinamika Geopolitik Global” tersebut, Ossy berharap komitmen 20 daerah awal ini segera menular ke kabupaten/kota lain.

Peningkatan status hukum menjadi LP2B maupun Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) merupakan benteng hukum terkuat bagi kepemilikan aset tanah petani. Jika status tersebut sudah melekat, secara regulasi lahan-lahan pangan tersebut tidak akan mudah digugat atau dialihfungsikan oleh kepentingan sektor non-pertanian.

Comments are closed.

BERITA LAINNYA

LP2B Tembus Target 2029 Lebih Cepat, Menteri Nusron Minta Alih Fungsi Lahan Sawah Tetap Dibatasi

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerja keras seluruh jajarannya

| 1 hari lalu

Kunci Ketahanan Pangan Nasional, ATR/BPN Batasi Alih Fungsi 13 Persen Lahan Sawah di Luar LP2B

delidaily.net – Kunci Ketahanan Pangan Nasional, ATR/BPN Batasi Alih Fungsi 13 Persen Lahan Sawah di Luar LP2B, Menteri Agraria dan

| 1 hari lalu

Nusron Wahid: Pekerjaan 2029 Selesai di 2026, Ini Bukti Kolaborasi Pusat-Daerah Jaga Lahan Pangan

Jakarta|delidaily.net – Pemerintah mencatat pencapaian monumental dalam upaya menjaga ketahanan pangan nasional. Hingga awal September 2026, penetapan Lahan Pertanian Pangan

| 2 hari lalu

Kunci Swasembada Pangan, Kementerian ATR/BPN Tuntaskan Penetapan Lahan Sawah Dilindungi di 2026

Jakarta|delidaily.net  — Kunci Swasembada Pangan, Kementerian ATR/BPN Tuntaskan Penetapan Lahan Sawah Dilindungi di 2026Penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) secara

| 2 hari lalu

Tak Perlu Tunggu Berbulan-bulan, Warga Akui Layanan Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Lebih Pasti

Tak Perlu Tunggu Berbulan-bulan, Warga Akui Layanan Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Lebih Pasti, Inovasi Layanan Pengukuran Terjadwal yang digulirkan Kementerian Agraria

| 3 hari lalu

Transformasi Layanan ATR/BPN: Kepastian Waktu dan Pemangkasan Waktu Tunggu, Ini Kisah Sukses di 455 Kantah

Jakarta|delidaily.net – Transformasi Layanan ATR/BPN: Kepastian Waktu dan Pemangkasan Waktu Tunggu, Ini Kisah Sukses di 455 Kantah, Kementerian Agraria dan

| 3 hari lalu

Peringatan Keras Menteri Nusron untuk Pengusaha: Jangan Bakar Lahan, HGU Anda Terancam!

Jakarta|delidaily.net  – Peringatan Keras Menteri Nusron untuk Pengusaha: Jangan Bakar Lahan, HGU Anda Terancam!, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan

| 3 hari lalu

Menteri Nusron Ancam Cabut HGU Perusahaan yang Bakar Lahan

Jakarta|delidaily.net  — Menteri Nusron Ancam Cabut HGU Perusahaan yang Bakar Lahan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengambil

| 3 hari lalu

Politeknik Agraria STPN Wisuda Perdana, Menteri Nusron Tekankan Pentingnya Integritas bagi 568 Lulusan

delidaily.net – Politeknik Agraria STPN Wisuda Perdana, Menteri Nusron Tekankan Pentingnya Integritas bagi 568 Lulusan, Wisuda Perdana Politeknik Agraria STPN,

| 4 hari lalu

Cetak SDM Pertanahan Unggul, Menteri ATR/BPN Wisuda 568 Taruna Politeknik Agraria STPN

Sleman|delidaily.net — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, memimpin prosesi wisuda 568 Taruna/i Politeknik Agraria

| 4 hari lalu
Logo DelidailyPenting Dibaca Mudah Dicerna

TERKONEKSI BERSAMA KAMI

Delidaily Facebook
Delidaily Twitter
Delidaily Instagram
Delidaily YouTube
Copyright © 2026 Delidaily
Allright Reserved
CONTACT US

PT. Deli Cyber Corp,
Jl. Paya Pasir No.24
Tanjungmorawa 20362
Telp: 0811612375