Kanal

Network

Logo DelidailyPenting Dibaca Mudah Dicerna
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Delidaily Facebook
Delidaily Twitter
Delidaily Instagram
Delidaily YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2026 Delidaily
Allright Reserved

Pemerintah Revisi Perpres Tata Ruang Jabodetabek-Punjur

Oleh
Minggu, 11 Januari 2026 - 12:54 WIB

Jakarta|delidaily.net – Pemerintah menguatkan komitmennya dalam mitigasi bencana banjir dan longsor di Wilayah Sungai Ciliwung dengan merencanakan revisi terhadap Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 60 Tahun 2020. Revisi ini akan menyasar Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Nasional (RTR KSN) Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur (Jabodetabek–Punjur).

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan langkah ini dalam Rapat Tingkat Menteri yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jumat (9/1/2026).

Revisi RTR KSN sebagai Pintu Masuk Sinergi Holistik

Wamen Ossy menjelaskan, revisi ini merupakan bagian dari siklus peninjauan berkala lima tahunan dan menjadi momentum krusial untuk menyelaraskan kebijakan. “Ini pintu masuk yang baik sehingga nanti Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Bogor, dan Provinsi DKI Jakarta bisa merujuk pada RTR KSN Jabodetabek-Punjur yang dibahas secara holistik oleh seluruh stakeholders. Dengan demikian, pencegahan bencana dari hulu hingga tengah dapat dimaksimalkan,” terangnya.

Penegasan ini sekaligus merupakan bentuk dukungan penuh Kementerian ATR/BPN terhadap upaya mitigasi bencana yang dinilai sudah sangat mendesak. Wamen Ossy memperingatkan dampak serius jika penanganan tidak dilakukan secara terpadu. “Jika tidak kita lakukan secara terpadu dan bersatu, maka ketika curah hujan semakin meningkat, kita khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,” tegasnya.

Menko PMK Minta Fokus pada Aksi Konkret

Menyambut komitmen tersebut, Menteri Koordinator Bidang PMK, Pratikno, mengapresiasi kesiapan Kementerian ATR/BPN. Ia menekankan pentingnya setiap pihak merumuskan kontribusi nyata. “Baik sekali Pak Wamen ATR, siap untuk revisi peraturan tata ruangnya. Mohon ini semuanya juga, aksi-aksi konkret apa yang Bapak Ibu bisa kontribusikan… sehingga kita bisa fokus membahas siapa melakukan apa,” pungkas Menko Pratikno.

Kolaborasi Lintas Sektor dan Daerah

Rapat yang membahas pemulihan lahan dan antisipasi bencana di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung ini dihadiri secara lintas sektor. Wamen ATR/Waka BPN didampingi jajaran eselon I, termasuk Dirjen Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang, Virgo Eresta Jaya dan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta, Erry Juliani Pasoreh.

Kehadiran Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq; Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno; dan Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan pentingnya kolaborasi pusat dan daerah. Pertemuan ini diharapkan dapat mempercepat terwujudnya tata ruang yang lebih tangguh dan terintegrasi untuk mencegah bencana tahunan di kawasan ibu kota dan penyangganya.

Comments are closed.

BERITA LAINNYA

Gunakan Akta Pengganti Ikrar Wakaf, Menteri Nusron Targetkan Aset Keagamaan Bebas Sengketa

delidaily.net – Dokumen tanah wakaf yang hilang, tidak lengkap, atau ahli waris (wakif) yang sudah meninggal dunia sering kali menjadi

| 12 jam lalu

Genjot Sertifikasi Aset Umat, Menteri Nusron Ajak Ormas Manfaatkan Isbat Wakaf

Jakarta|delidaily.net – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan bahwa kekurangan dokumen administrasi pada tanah

| 12 jam lalu

Teken MoU di UIM, Menteri Nusron Wahid Targetkan 14 Ribu Lahan Wakaf Tuntas Setahun

delidaily.net – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan 28 rektor

| 2 hari lalu

BPN Targetkan 100% Lahan Ibadah Bersertipikat di 2028, Mahasiswa KKN Kini Ikut Turun Tangan

delidaily.net – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) meluncurkan strategi taktis untuk menggenjot program sertipikasi tanah wakaf di

| 2 hari lalu

Kolaborasi ATR/BPN-Al Washliyah, Percepat Legaliasi Aset & Cegah Sengketa Tanah Wakaf

Jakarta|delidaily.net  – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat kolaborasi dengan Al Jam’iyatul Washliyah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman

| 2 hari lalu

Gelar Muktamar XXIII, Al Jam’iyatul Washliyah Gandeng ATR/BPN Amankan Aset Organisasi

Jakarta|delidaily.net – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) resmi memperkuat kolaborasi strategis dengan salah satu organisasi Islam besar

| 2 hari lalu

Ossy Dermawan: Forum GTRA Kunci Percepatan Reforma Agraria, Libatkan Stakeholder dari Pusat ke Daerah

delidaily.net – Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor penting dalam mewujudkan penyelenggaraan pertanahan dan tata ruang yang efektif.

| 2 hari lalu

Wamen ATR/BPN Sebut Kepala Daerah Harus Jadi Orkestrator Penyelesaian Konflik Pertanahan

delidaily.net – Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah memegang peranan krusial demi mewujudkan tata kelola pertanahan serta rencana tata ruang

| 2 hari lalu

Kepastian Waktu dan Bebas Pungli, Kementerian ATR/BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal Mulai Agustus

delidaily.net – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) resmi mengumumkan penerapan sistem pengukuran terjadwal di seluruh Kantor Pertanahan

| 4 hari lalu

Kabar Gembira! Mulai Agustus, Masa Tunggu Pengukuran Tanah di BPN Dibatasi Maksimal 7 Hari

delidaily.net – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) siap melakukan gebrakan baru dalam memotong rantai birokrasi dan ketidakpastian

| 4 hari lalu
Logo DelidailyPenting Dibaca Mudah Dicerna

TERKONEKSI BERSAMA KAMI

Delidaily Facebook
Delidaily Twitter
Delidaily Instagram
Delidaily YouTube
Copyright © 2026 Delidaily
Allright Reserved
CONTACT US

PT. Deli Cyber Corp,
Jl. Paya Pasir No.24
Tanjungmorawa 20362
Telp: 0811612375