Medan|delidaily.net – Prajurit Batalyon TP 952/Imam Bulqin, Prada Ahmad Qeis, berhasil menorehkan prestasi gemilang di bidang seni Islami. Ia sukses meraih predikat Terbaik I pada cabang perlombaan Seni Kaligrafi Al-Qur’an golongan Naskah Putra dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-59 tingkat Kota Medan.
Perhelatan religius tersebut digelar dengan khidmat di Jalan Gatot Subroto KM 5, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa dedikasi sebagai prajurit TNI tidak menghalangi kreativitas dan prestasi di bidang keagamaan.
Saat ditemui usai pengumuman pemenang, Prada Ahmad Qeis tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Ia menyebut pencapaian ini merupakan buah dari latihan intensif dan dukungan penuh dari berbagai pihak.
“Alhamdulillah, saya sampaikan rasa syukur kepada Allah SWT. Kemenangan ini hampa tanpa ridho-Nya. Tak lupa pula shalawat kepada baginda Rasulullah SAW,” ujar Prada Ahmad Qeis dengan rendah hati.
Secara khusus, ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada Komandan Batalyon TP 952/Imam Bulqin, Letkol Inf. Andy Supartono, S.S.T.Han., S.I.P., yang telah memberikan ruang bagi prajuritnya untuk mengembangkan bakat.
“Terima kasih kepada Komandan Batalyon atas izin yang diberikan kepada saya untuk mengasah bakat di bidang seni Islami ini,” tambahnya.
Rasa terima kasih juga ia tujukan kepada kedua orang tuanya, Anwar Khelbi dan Umi Kalsum, yang disebutnya sebagai pilar doa di balik keberhasilannya. Tak ketinggalan, ia mengapresiasi bimbingan para guru kaligrafinya, yakni Ustadz Febi Rahmadi Lbs, Ustadz Rahman Hasibuan, dan Ustadz Abdullah, yang telah sabar membina teknik dan seninya.
Meski telah menduduki podium tertinggi di tingkat kota, Prada Ahmad Qeis menegaskan bahwa perjalanan seninya belum berakhir. Ia berkomitmen untuk terus mengasah kemampuannya agar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar di masa depan.
“Hasil yang saya raih ini tentu saja tidak membuat saya cepat puas. Saya akan terus berlatih seni kaligrafi ini,” pungkasnya menutup pembicaraan.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi prajurit lainnya dan pemuda di Kota Medan untuk terus menggali potensi diri dalam bidang positif, sejalan dengan semangat pengabdian kepada bangsa dan agama.
