Deli Serdang|delidaily.net – Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Darul Ma’rifat sukses menggelar prosesi Khataman dan Yudisium Santri Akhir Angkatan ke-4 yang bertajuk Excellent Generation. Acara kelulusan yang berlangsung di lingkungan pesantren tersebut berjalan penuh khidmat dan haru.
Selain menandai resminya kelulusan para santri, momen ini juga menjadi tonggak sejarah baru dengan diluncurkannya program inovatif berbasis kewirausahaan, “One Santri One Product”.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting lintas sektoral, di antaranya Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara M. Faisal B.Irkh., perwakilan Koramil 12 Hamparan Perak Serma Jumingan, perwakilan Polsek Hamparan Perak IPDA Nur Hidayat, S.H., serta perwakilan tokoh masyarakat dari Ibu-Ibu Perwiritan Akbar Desa Lama.
Suasana haru menyelimuti jalannya prosesi khataman yang menjadi simbolisasi penyempurnaan kurikulum pembelajaran di pesantren. Pimpinan Ponpes Modern Darul Ma’rifat Kyai Dr Amar Tarmizi, M.Pd, Menyampaikan rasa syukur dan bangga atas kedisiplinan serta keluhuran akhlak yang ditunjukkan oleh angkatan ke-4 selama menempuh pendidikan.
Dalam maklumatnya, pimpinan pesantren menekankan bahwa tantangan di luar lingkungan pondok menuntut para alumni tidak hanya menguasai khazanah ilmu agama, tetapi juga memiliki ketahanan mental dan kemandirian.
“Alhamdulillah, hari ini kita menyaksikan lahirnya alumni Excellent Generation. Semoga mereka mampu menjaga akhlak, membawa nama baik almamater, melanjutkan perjuangan dakwah, serta menjadi figur yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat,” ujar pimpinan pesantren.
Visi progresif Ponpes Modern Darul Ma’rifat yang meluncurkan program “One Santri One Product” mendapat apresiasi tinggi dari Anggota DPRD Sumut, M. Faisal B.Irkh. Program ini dinilai sangat adaptif terhadap perkembangan zaman karena membangun jiwa kewirausahaan santri sejak dini.
Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap kemandirian ekonomi berbasis pesantren, M. Faisal memberikan stimulus bantuan modal usaha kepada lima orang santri akhir yang terpilih.
“Program One Santri One Product ini sangat luar biasa karena melatih santri menjadi pribadi yang mandiri dan produktif secara finansial. Saya berharap bantuan modal ini menjadi pemantik motivasi bagi para santri untuk terus berkarya dan membangun lini usaha kreatif,” tutur M. Faisal.
Acara yudisium kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan langkah para alumni baru, lalu dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara jajaran guru, wali santri, dan tokoh lintas sektoral yang hadir.
