Jakarta|delidaily.net – PTPN IV PalmCo terus memacu akselerasi transformasi Sumber Daya Manusia (SDM) melalui program sertifikasi kompetensi berskala besar. Memasang target ambisius sebanyak 5.120 tenaga kerja tersertifikasi, sub-holding BUMN perkebunan ini berkomitmen membangun fondasi SDM yang profesional, kompeten, dan memiliki daya saing global guna menggenjot produktivitas serta memperkuat tata kelola perusahaan.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa standardisasi dan pengembangan kompetensi pekerja bukan sekadar program seremonial, melainkan investasi strategis jangka panjang korporasi untuk menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.
“Standardisasi kompetensi tidak hanya meningkatkan kualitas individu karyawan, tetapi juga menjadi penggerak utama peningkatan produktivitas, efisiensi operasional, dan tata kelola perusahaan yang semakin baik,” ujar Jatmiko dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/07/2026).
Cetak Ribuan Tenaga Kerja Tersertifikasi di Sektor Hulu
Realisasi program ini menunjukkan progres yang masif di lapangan. Hingga Juni 2026, PTPN IV PalmCo telah berhasil mencetak 2.581 tenaga kerja tersertifikasi khusus pada bidang tanaman.
Jumlah tersebut tersebar secara struktural di garda depan operasional kebun, meliputi 86 Asisten Kepala, 336 Asisten Afdeling, serta 2.159 Mandor I dan Mandor Pemeliharaan. Dengan verifikasi standar industri yang dikantongi, para pekerja lapangan ini diharapkan mampu memastikan operasional perkebunan berjalan jauh lebih efektif dan berkinerja tinggi.
Transformasi kompetensi ini tidak berhenti di sektor hulu perkebunan, melainkan merambah ke sektor hilir pengolahan. PalmCo tercatat telah melaksanakan pengukuran kompetensi terhadap 1.312 karyawan mekanik di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) demi memperkuat keandalan mesin operasional pabrik sekaligus menjaga konsistensi kualitas produksi minyak sawit.
Bangun Ekosistem Pembelajaran Internal Secara Mandiri
Untuk mempercepat target besar tersebut secara mandiri, PalmCo turut memperkuat kapasitas internal dengan mencetak 42 asesor kompetensi bersertifikat, yang terdiri atas 29 Asisten dan 13 Asisten Kepala (Askep) di seluruh Regional operasional. Saat ini, 10 asesor di antaranya telah aktif bertugas melaksanakan pengujian internal.
Selain itu, perusahaan telah menetapkan 30 Subject Matter Expert (SME) terbaik di bidang Tanaman dan Teknik Pengolahan dari Regional I hingga VII. Para pakar internal ini telah dibekali program Train the Trainer di PT LPP Agro Nusantara (LPPAN) untuk membentuk ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan.
Peningkatan kapasitas para mandor hingga asisten afdeling ini diyakini akan memberikan dampak instan pada performa finansial dan operasional perusahaan, seperti peningkatan akurasi pemeliharaan tanaman, ketepatan aplikasi pemupukan, hingga menekan potensi kehilangan hasil panen (losses).
“Transformasi perusahaan hanya dapat diwujudkan melalui SDM yang terus belajar, berkembang, dan memiliki kompetensi yang terstandar. Karena itu, kami akan terus mengakselerasi program sertifikasi ini hingga mencapai target,” pungkas Jatmiko optimis membawa PalmCo sebagai perusahaan agribisnis kelas dunia.
